Banda Aceh

Adakan Kajian Spesial Ramadhan, Pemkot Banda Aceh Hadirkan Syeikh Abdurrahman dari Palestina

Kajian spesial Ramadhan ini menghadirkan Syeikh Abdurrahman Zaky Syahadah Hamd dari Palestina yang tampil sebagai pemateri pada sesi kabar dunia Islam

Wakil Wali Kota Banda Aceh, Drs H Zainal Arifin membuka kegiatan kajian spesial Ramadhand Balai Kota, Minggu (20/05). Foto | Doc. Pri

GEUNTA.COM — Darut Tauhid (DT) Banda Aceh bekerjasama dengan Pemerintah Kota menyelenggarakan kajian spesial Ramadhan di Aula Lantai IV, Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh, Minggu (20/5/2018).

Kajian spesial Ramadhan ini menghadirkan Syeikh Abdurrahman Zaky Syahadah Hamd dari Palestina yang tampil sebagai pemateri pada sesi kabar dunia Islam. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh, Drs H Zainal Arifin.

Ratusan warga kota hadir, mayoritas para remaja sangat antusias mengikuti kegiatan yang juga dikemas dengan pengumpulan donasi untuk muslim Palestina ini.

Syeikh Abdurrahman menyampaikan, Palestina adalah sebuah Negara yang merupakan sebuah tempat yang diagungkan Allah SWT, karena disana berdiri Masjidil Aqsa. Hal ini disebutkan dalam Al-qura’an dan Hadist.

Dalam surat Al-isra ayat 1, disebutkan Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat,”.

Keagungan Masjidil Aqsa berdiri juga dijelaskan dalam Hadis yang artinya Sholat di Masjidil Haram lebih utama seratus ribu kali lipat daripada sholat di masjid-masjid lainnya. Sholat di Masjid Nabawi lebih utama seribu kali lipat. Dan sholat di Masjidil Aqsha lebih utama lima ratus kali lipat.” (HR Ahmad dari Abu Darda).

Kata Syeihk Abdurrahman, Masjidil Aqsa juga merupakan kiblat pertama umat Islam sebelum Allah SWT memerintahkan mengubah arah kiblat dari Masjid Al-Aqsha Palestina ke Masjid Al-Haram di Mekkah. Rasulullah SAW menunaikan shalat menghadap Masjid Al-Aqsha sewaktu berada di Mekkah sebelum Hijrah hingga hijrah ke Madinah, dalam kurun waktu 16 bulan. Kemudian atas perintah Allah SWT, beliau shalat menghadap Ka’bah (Masjid Al-Haram) di Mekkah.

Keagungan Masjidil Aqsa dan palestina ini menjadi alasan bagi kaum muslimin untuk mempertahankannya dari serangan zionis Israel.

Kepada warga Banda Aceh, Syeikh Abdurrahman berharap dukungan dengan meningkatkan kepedulian untuk muslim Palestina yang saat ini sedang mempertahankan Masjidil Aqsa.

Wakil Walikota Banda Aceh, Drs H Zainal Arifin dalam sambutannya juga mengajak seluruh warga kota untuk lebih peduli terhadap kondisi yang dialami kaum muslimin di Palestina.

“Kita Islam bagai satu tubuh, ketika saudara kita di Palestina merasakan sakit, kita juga sakit. Lakukan apapun yang bisa kita lakukan untuk membela Islam dan kaum muslimin di Palestina,” ujar Zainal Arifin.

Kepada Darut Tauhid, Zainal Arifin menyampaikan apresiasi atas inisiatif menggelar kegiatan ini. Katanya, kajian spesial Ramadhan yang menghadirkan Syeikh Abdurrahman mengupas tentang kabar dunia Islam memberi tambahan wawasan bagi warga Kota terkait kondisi terkini Islam di berbagai belahan dunia.

“Ini menambah wawasan kita tentang kondisi Islam diberbagai belahan dunia. Islam harus terus diperjuangkan dan didakwahkan. Kalau kita lengah, tidak mustahil Islam akan mengalami kemunduran di Aceh, bahkan hilang. Karenanya, tingkatkan semangat kita menjadikan Islam terus terpatri di hati generasi-generasi kita,” tambah Zainal Arifin.

(REL)

Facebook Comments
To Top