Aceh besar

Bupati Aceh Besar Pastikan Stok Kebutuhan Pokok Selama Ramadhan Aman dan Stabil

Bupati Aceh Besar Ir. Mawardi Ali bersama Forkopimda meninjau Pasar Induk Lambaro untuk memastikan stok dan harga kebutuhan pokok menjelang meugang

foto : media center Aceh Besar

GEUNTA.COM, Aceh Besar – Bupati Aceh Besar Ir. Mawardi Ali bersama Forkopimda meninjau Pasar Induk Lambaro untuk memastikan stok dan harga kebutuhan pokok menjelang megang dan ramadhan 1439 H, Senin (14/5).

Bupati Aceh Besar bersama Kadisperindagkop beserta rombongan memasuki area pasar induk dan langsung membaur dengan pembeli dan pedagang yang sudah berdesakan.

“Gimana harga daging pak ?” Tanya Bupati kepada salah seorang pedagang.

“Masih sama dengan kemaren Pak Rp140.000/Kg, mungkin besok naik sedikit Pak kalau banyak permintaan” Timpal penjual daging sambil tersenyum.

Bupati juga meninjau harga cabe, tomat, sayur mayur, beras dan minyak. Selain meninjau harga juga memastikan stok kebutuhan pokok tersedia cukup untuk ramadhan.

Setelah 1 setengan jam blusukan di pasar Induk Lambaro, Bupati langsung meluncur ke Gudang Bulog yang berada di Jalan Blang Bintang.

Bupati Aceh Besar Ir. Mawardi Ali bersama Forkopimda meninjau Pasar Induk Lambaro dan gudang bulog untuk memastikan stok dan harga kebutuhan pokok menjelang ramadhan (Foto : Media Center Aceh Besar)

Bupati beserta rombongan melihat langsung stok 3.500 Ton beras medium tersedia cukup untuk 8 Bulan untuk wilayah Aceh Besar, Banda Aceh dan Sekitarnya.

” Beras Surplus untuk Aceh Besar, masyarakat tersedia cukup beras di rumah dalam bulan Ramadhan ini ” Tegas Bupati.

Tidak hanya gudang beras yang ditinjau Bupati, tapi gudang gula dan gudang minyak pun milik Bulog di lihat langsung oleh Mawardi Ali semata-mata untuk memastikan semua stok tersedia bagi masyarakat menjelang Megang dan Ramadhan.

Harga kebutuhan pokok di Pasar Lambaro rata-rata stabil kecuali Daging, Ayam Boiler dan Udang Gala diprediksi besok sedikit naik karena dipengaruhi permintaan dan distributor. Cabe dan Tomat tidak mengalami kenaikan signifikan karena hanya mengalama kenaikan 1.000 sampai 1.500/Kg.

Pasar lambaro sebagai pusat kendali inflasi dan pusat distribusi terbesar untuk Banda Aceh, Sabang dan Aceh Jaya terus diawasi oleh Pemerintah Aceh Besar agar tidak terjadi permainan harga dan menjaga inflasi daerah.

*ADV
Facebook Comments
To Top