Aceh

Menjaring Rezeki di Bulan Ramadhan

Bulan suci Ramadhan menjadi bulan berkah kedatangannya selalu dinanti-nanti, pasalnya pada bulan Ramadhan, banyak masyarakat menjadi pelaku usaha menu berbuka puasa (takjil) dadakan di pinggir jalan.

foto : rial | geunta.com

GEUNTA.COM, Banda Aceh – Bulan suci Ramadhan menjadi bulan berkah kedatangannya selalu dinanti-nanti, pasalnya pada bulan Ramadhan, banyak masyarakat menjadi pelaku usaha menu berbuka puasa (takjil) dadakan di pinggir jalan.

Seperti yang dilihat dikawasan Simpang Tujuh Ulee Kareng, masyarakat berjejer mebuka lapak guna menjual makanan dan minuman untuk berbuka puasa.

Rosmidayanti (40) salah satu penjual makanan takjil di Ulee Kareng mengatakan, dirinya selalu berjualan sejak hari pertama bulan puasa hingga menjelang lebaran.

“Saya jualan menu takjil setiap puasa, soalnya lumayan mengisi waktu luang sebagai ibu rumah tangga, jualan sampai hari terakhir puasa,” Ucap Rosmidayanti kepada Geunta.com, Senin (21/5).

Rosmidayanti menjual berbagai makanan untuk berbuka puasa seperti, pastel, risol, aneka gorengan.

Ia menambahkan, dalam sehari ia bisa mendapatkan omzet Rp 300.000 hingga Rp 500.000.

Hal senada juga di sampaikan oleh Junizar (21) salah satu penjual Juss Kurma, berjualan saat bulan Ramadhan sengaja dilakukan untuk mengisi waktu luang.

“Selama bulan puasa ya jualan juss kurma, mengisi waktu yang kosong setelah tidak ada jadwal kuliah lagi,” Pungkas ijon yang juga salah satu mahasiswa asal Abdya.

Menurutnya, para penjual makanan menu buka puasa bisa mengumpulkan uang untuk kebutuhan lebaran nanti, seperti mudik ke kampung halaman dan belanja keperluan untuk lebaran, Tutup Junizar. (ial)

Facebook Comments
ADS SPACE GEUNTA
To Top