Aceh besar

Wakil Bupati Aceh Besar Hadiri Buka Puasa Bersama Kepala Puskesmas Se-Aceh Besar

Wakil Bupati Aceh Besar, H. Husaini A Wahab atau yang akrab disapa waled Husaini menghadiri acara buka puasa bersama para kepala puskesmas se-Aceh Besar di Hotel Oasis Banda Aceh, (24/5) petang tadi, Acara tersebut diisi dengan diskusi seputar puskesmas dan kesehatan di Aceh Besar dan tausyiah yang diisi oleh Waled Husaini

Foto : Media Center Aceh Besar

GEUNTA.COM, Aceh Besar Wakil Bupati Aceh Besar, H. Husaini A Wahab atau yang akrab disapa waled Husaini menghadiri acara buka puasa bersama para kepala puskesmas se-Aceh Besar di Hotel Oasis Banda Aceh, (24/5) petang tadi.

Acara tersebut diisi dengan diskusi seputar puskesmas dan kesehatan di Aceh Besar dan tausyiah yang diisi oleh Waled Husaini selaku wakil Bupati Aceh Besar. Dalam sambutannya waled mengatakan bahwa dirinya sebelumnya ingin sekali berdiskusi dengan para pimpinan puskesmas atau para dokter yang berada di setiap puskesmas terkait perkembangan kesehatan di Aceh Besar.

“dari dulu saya ingin sekali duduk bersama seperti ini dengan para kepala puskesmas, karena kami pemerintah Aceh Besar dari Awal sangat konsen dengan dunia kesehatan dan alhamdulillah pada sore ini kita berjumpa di sini,” Katanya.

Waled menyebutkan bahwa dirinya bersama Bupati Aceh Besar Ir. Mawardi Ali ingin mendengar langsung dari para kepala puskesmas tentang bagaimana perkembangan terkini dunia kesehatan di Aceh Besar. Ia juga menegaskan bahwa kita semua harus fokus terhadap kesehatan masyarakat. Karena kita sebagai pemimpin harus memberi pelayanan terhadap masyarakat termasuk pelayanan kesehatan. Karena bagi Waled Akal yang sehat terdapat badan yang sehat.

Dalam diskusi bersama kepala puskesmas yang dipandu oleh kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar, banyak sekali masukan yang ditujukan kepada pemerintah Aceh Besar terkait kesehatan. Salah satunya dari kepala puskesmas Pulo Aceh Balirah menyebutkan bahwa kondisi saat ini di Pulo Aceh sangat memprihatinkan pasalnya hanya ada 1 puskesmas yang melayani kesehatan di sana. Sedangkan di Pulo Aceh terdapat dua desa yaitu Pulo Nasi dan Pulo Breh.

“yang pertama terkait jarak antara keduanya ini sangat jauh jadi jika ada pasien yang sakit harus menyewa boat seharga 200.000 untuk berobat ke puskesmas, sedangkan jika kita rujuk ke Banda Aceh juga memakan waktu dan biaya. Jadi kami harapkan dari pemerintah Aceh Besar Sudi kiranya membangun satu puskesmas lagi di sana, ini juga termasuk minimnya tenaga kesehatan di Pulo Aceh,” Ungkapnya.

Selain itu banyak sekali kepala puskesmas yang menyampaikan keluhannya terhadap minimnya tenaga medis di setiap puskesmas di Aceh Besar. Selain tenaga medis yang kurang para kepala puskesmas dalam diskusi tersebut juga mengeluhkan soal dana kesejahteraan yang diberikan kepada para tenaga medis yang masih minim.

Menanggapi hal tersebut Waled Husaini didampingi para pejabat eselon II menjawab hal seperti ini akan kita tindak lanjuti dengan segera. Terkait pembangunan puskesmas di Pulo Aceh Waled akan meninjau permasalahan ini dan bersedia merealisasi pembangunan jika mencukupi syarat.

“pembangunan puskesmas di setiap tempat ada syaratnya, jika syaratnya mencukupi insya Allah kita akan usahakan pembangunannya, sebab banyak hal yang harus di lengkapi soal pembangunan puskesamas, termasuk lahan dan fasilitas tenaga medis juga termasuk dengan tenaga medisnya sendiri,” Ujar Waled.

Untuk hal-hal yang lain Waled menuturkan, saat agar para kepala puskesmas bersama dinas kesehatan membuat analisis data dan membuat surat terkait apa saja yang di butuhkan disetiap puskesmas. “buat surat dengan analisis data lengkap sehingga kami pemerintah Aceh Besar tahu apa kendalanya dan bisa mengambil solusi terbaik,” Katanya.

Pada acara tersebut turut dihadiri oleh kepala dinas kesehatan Aceh Besar dan para pejabat eselon sekdakab Aceh Besar.

*ADV
Facebook Comments
ADS SPACE GEUNTA
To Top