Luar Negeri

Singapura Siapkan 45 Jenis Masakan untuk Pertemuan Trump – Kim

Pemerintah Singapura akan menyediakan 45 variasi hidangan dari 15 jenis masakan untuk para jurnalis yang meliput pertemuan puncak antara Presiden Amerika

Howard X berpenampilan seperti Kim Jong Un dan Dennis Alan yang berpenampilan seperti Donald Trump berpose saat mengunjungi Merlion Park, Singapura, 8 Juni 2018. Foto | REUTERS/Edgar Su

GEUNTA.COM — Pemerintah Singapura akan menyediakan 45 variasi hidangan dari 15 jenis masakan untuk para jurnalis yang meliput pertemuan puncak antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un.

Ini seperti masakan populer Singapura yaitu laksa dan nasi ayam, yang akan disediakan dalam keadaan panas di stasiun makanan. Juga bakal ada es krim Kimchi.

Masakan-masakan itu akan berasal dari Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, Korea, Jepang, Cina, India, Prancis, Amerika, Italia, Inggris, Australia, Brasil, dan Timur Tengah. Tidak ada masakan dari Indonesia.

“Ini akan menjadi operasi kuliner berskala besar untuk memberi makan sekitar 3000 jurnalis yang bakal berkumpul di F1 Pit Building, yang menjadi lokasi pusat media selama pertemuan puncak berlangsung,” begitu dilansir Straits Times, Sabtu, 9 Juni 2018. Panitia akan menyediakan makan pagi, siang, dan sore termasuk panganan mulai Ahad, 10 — 13 Juni 2018.

Katering akan ditangani oleh Common Good Company, yang merupakan konsorsium beranggotakan perusahaan makanan dan minuman dari Singapura seperti Udders Ice Cream dan The Soup Spoon. Perusahaan ini akan menangani 23 jenis produk makanan termasuk makanan kustom seperti Kimchi Jiggae Soup, dan Kimchi Ice Cream.

Direktur Wong Peck Lin mengatakan tidak ada alasan jurnalis tidak bisa menikmati makanan Singapura dan jenis makanan lainnya di tengah ketegangan mengejar tenggat waktu pengiriman berita.

Sedangkan perusahaan Sats, yang biasa menyuplai makanan untuk kru bandara, mendapat kepercayaan untuk untuk menyediakan makan siang dan makan malam.

Diperikirakan, Sats bakal menyediakan makanan seberat 7,2 ton, yang terdiri dari sekitar 7000 makanan. Perusahaan akan melibatkan 25 juru masak yang terbagi dalam dua shift setiap hari untuk menyuplai kantor pusat peliputan media. Mereka akan memasak makanan itu di dapur Sats di Bandara Changi.

Seperti dilansir Reuters, Presiden AS, Donald Trump, dan pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, bakal bertemu pada 12 Juni 2018 untuk membahas perdamaian dan denuklirisasi Semenanjung Korea.

Facebook Comments
To Top