Banda Aceh

Angka Kemiskinan Tinggi, Ini Kata Wakil Wali Kota Banda Aceh ke Dubes Qatar

Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin memberikan cinderamata kepada Dubes Qatar untuk Indonesia YM. Ahmed Bin Jassim Al-Hamar di acara peletakan batu pertama pembangunan 15 rumah dhuafa di Desa Deah Raya, Kota Banda Aceh, Selasa, (18/9/2018). Foto: Geunta.com/Ahlul

GEUNTA.COM, Banda Aceh – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin menyampaikan bahwasanya angka kemiskinan yang ada di Kota Banda Aceh masih terbilang tinggi.

Hal itu disampaikan kepada Duta Besar Qatar untuk Indonesia, YM. Ahmed Bin Jassim Al-Hamar, saat acara peletakan batu pertama pembangunan rumah Dhuafa oleh Qatar Charity Indonesia (QCI) di Desa Deah Raya, Kota Banda Aceh, Selasa (18/09/18).

Pada kesempatan itu, Zainal Arifin menjelaskan kondisi tersebut terjadi oleh beberapa sebab, diantaranya Aceh mengalami konflik yang berkepanjangan dan juga disusul oleh musibah gempa dan tsunami.

“Permasalahan kemiskinan masih dirasakan oleh masyarakat kota Banda Aceh, dikarenakan Aceh sempat konflik selama 37 tahun dan diterpa bencana Tsunami. Sehingga, untuk membangun kembali (Kota Banda Aceh) kita butuh perhatian dan bantuan dari pihak lain,” ungkap Zainal dihadapan Dubes Qatar dan juga Country Director QCI, Karam Zeinhoum.

Menurutnya, kemiskinan itu justru berasal dari daerah-daerah yang berkontribusi menyiapkan kesediaan pangan untuk warga Kota Banda Aceh, diantaranya para nelayan yang tinggal di pesisir pantai.

Situasi tersebut terjadi dikarenakan beberapa sebab, seperti cuaca yang sering membuat para nelayan harus berhenti melaut untuk sesaat.

“Dalam tempo setahun, sekitar 4 bulan nelayan tidak bisa melaut, sehingga para nelayan harus mengonsumsi dari cadangan yang sudah mereka simpan sebelumnya,” jelasnya.

Selain itu, disisi lain, ketika para nelayan bisa melaut, kondisi pasar tak berpihak kepada mereka, dimana hasil tangkapan mereka dibandrol dengan harga yang sangat murah.

Maka, dalam mengatasi masalah tersebut Zainal Arifin meminta agar ini dijadikan perhatian bersama, juga pemerintah Qatar .

“Ini salah satu kondisi yang dialami oleh para nelayan dan perlu menjadi perhatian kita. Kami mengajak pemerintah Qatar ikut membantu meningkatkan kesejahteraan saudara-saudara kita di pesisir ini,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Dubes Qatar untuk Indonesia mengatakan pihaknya akan berupaya membantu para nelayan yang tinggal dipesisir di kemudian hari.

“Berkaitan dengan penduduk nelayan disini akan menjadi pertimbangan kami untuk melihat kedepan apa yang mungkin kita lakukan, Insya Allah,” tanggapnya.

 

Editor: Eko Deni

Facebook Comments
To Top