Selamat hari Raya Idul Adha
Aceh

Dalam 3 Hari, BNN Aceh Bekuk 2 Pengedar Narkoba, Barang Bukti 9 Kg Sabu

Dua tersangka penegedar narkoba di Kantor BNNP Acehm Banda Aceh, 27 September 2018. Foto: Syahriyal/Geunta.com

GEUNTA.COM, Banda Aceh – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh membekuk dua pria pengedar narkotik jenis sabu di Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Tamiang dalam kurun waktu tiga hari terakhir.

Di Banda Aceh, BNNP Aceh menciduk Amrijal (27) pelaku pengendali pengiriman narkotika jenis sabu jaringan Aceh, Batam, Jakarta di kawasan Ulee Kareng, Banda Aceh, Rabu (26/9/2018) kemarin.

Penangkapan itu dilakukan saat BNNP Aceh mendapatkan informasi dari BNN Pusat pelaku yang juga masuk daftar pencarian orang (DPO) sedang berada di Aceh.

“Jadi ini kasus pengembangan yang dilakukan BNN pusat, disana (Jakarta) sudah diamankan satu pelaku dengan barang bukti  3 kilogram sabu,” ucap Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Faisal AN, kepada awak media di kantor BNNP Aceh, Kamis (27/9/2018).

Selain mengamankan Amrijal, BNNP Aceh, Senin 24 September 2018, juga mengamankan M. Nur (30) Warga Peurelak, Aceh Timur di Aceh Tamiang, sedang membawa sabu seberat 6 kg untuk diserahkan kepada pembeli.

“Pelaku ditangkap di Simpang Kapal, Kabupaten Aceh Tamiang, Jadi kita dapat informasi dari masyarakat, bahwa pelaku mendapatkan suruhan dari temannya yang berinisial IF (DPO) untuk mengambil barang tersebut dan diantar kepada F (DPO) sebagai pembeli,” ungkap Faisal.

Kata Faisal, sabu tersebut berasal dari Cina melalui Malaysia, sehingga mereka menggunakan jalur Aceh untuk dijadikan tempat persinggahan masuk dan keluarnya narkoba.

“Jadi mereka bisa memasukkan narkoba ke Aceh dan dikirim keluar Aceh, lalu dimasukkan lagi,” jelasnya.

Saat ini, BNNP Aceh terus melakukan pengembangan terhadap pengendalian pengiriman narkotika jenis sabu jaringan Aceh, Batam dan Jakarta.

Facebook Comments

Most Popular

To Top