Selamat hari Raya Idul Adha
Olahraga

Lapangan Buruk Jadi Biang Keladi Kekalahan Persiraja

Skuad inti Persiraja Banda Aceh ketika menghadapi Perserang Serang di Stadion Maulana Yusuf, Banten, Sabtu (29/9). Foto: Sekum Persiraja/Rahmad Djaelani

GEUNTA.COM, Banda Aceh – Persiraja Banda Aceh gagal mendulang poin saat lawatannya ke markas Perserang Serang, Stadion Maulana Yusuf, Banten, Sabtu (29/9/2018) sore. Persiraja takluk dengan skor 3-1.

“Lapangannya jelek sekali, keras, anak-anak tidak bisa main,” ungkap Sekretaris Umum (Sekum) Persiraja Banda Aceh, Rahmad Djaelani saat dihubungi Geunta.com, Sabtu (29/9/2018) di Banda Aceh.

Dalam laga lanjutan pekan ke-19 Liga 2 2018 zona barat itu, Vivi Asrizal dkk memang cukup sulit menguasai bola. Lapangan yang keras membuat dia bersama rekan-rekannya tidak bisa mengembangkan permainannya.

Hal ini mampu dimamfaatkan oleh tuan rumah untuk menyerang. Singa Ndaru, julukan Perserang, langsung tancap gas.

Selama pertandingan mereka menguasai jalannya permainan. Serangan demi serangan mereka gencarkan ke pejaga gawang Persiraja.

BACA JUGA: Laga Perserang Vs Persiraja, Ada Doa Bersama untuk Korban Tsunami Palu

Perserang baru bisa membobol gawang Persiraja dimenit ’47 oleh M Ridwan. Lima menit kemudian, pemain bernomor punggung 22 itu kembali mencetak gol, sehingga skor berubah menjadi 2-0.

Pada menit ke-78, anak asuh Bambang Nurdiansyah, Alan Arthur, juga menyumbang gol ketiga bagi Perserang lewat kepala. Sedangkan gol penghibur tim tamu terjadi saat masa injury time lewat tendangan penalti yang dieksekusi dengan baik oleh Zamrony.

BACA JUGA: Ternyata, Begini Nostalgia Herkis Dijamu Persiraja

 

Facebook Comments

Most Popular

To Top