Selamat hari Raya Idul Adha
Banda Aceh

Polisi Tangkap Penjual Kosmetik Ilegal

Kapolresta menunjukan barang bukti kosmetik ilegal di kantor Polresta Banda Aceh, Senin (1/10/2018). Foto: Syahriyal/geunta.com

GEUNTA.COM, Banda Aceh – Tidak memiliki izin edaran, Polresta Banda Aceh mengamankan ratusan obat dan kosmetik di Desa Lam Gapang, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar pada 25 September 2018.

Selain obat dan kosmetik, Polresta juga mengamankan Mariton Alias Bunda Virda pemilik barang yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kita telah melakukan penangkapan orang dengan beserta alat kosmetik yang didalam alat kosmetik tersebut tidak mempunyai izin edar,” sebut Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto saat jumpa wartawan di Polresta Banda Aceh, Senin (1/10/2018).

Penangkapan itu berawal dari informasi dari masyarakat, sehingga polresta Banda Aceh melakukan penyelidikan terhadap kosmetik tersebut dan melakukan penangkapan.

Selain Mariton, Polresta Banda Aceh juga mengamankan Nurbaiti pada 26 September 2019 di Desa Ateuk Pahlawan, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh.

Menurut Trisno, tersangka mendapatkan obat dan Kosmetik itu dibeli secara online dari luar Aceh. Tersangka sudah melakukan usaha ilegal itu selama 2 tahun.

“Barang ini berasal dari luar aceh yang dibeli secara onlie, saat ini mereka sudah 2 tahun melakukan usaha ini, baru sekarang kita tahu,” ucap Trisno.

Saat ini, Polresta Banda Aceh terus melakukan pemeriksaan dan akan melibatkan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) untuk melakukan pemeriksaan sebagai ahli.

“Nanti kita libatkan BBPOM juga sebagai ahli, karena di produk juga tidak ditempel apa-apa,” jelasnya.

Atas tindakan yang dilakukan Mariton dan Nurbaiti dijerat Undang-undang no 36 tahun 2009 tentang kesehatan, melanggar pasal 106 dan juga dijerat dengan undang-undang perlindungan konsumen pasal 62. Dengan hukuman 5-15 tahun penjara.

Facebook Comments

Most Popular

To Top