Libatkan Pekerja Lokal, Mawardi Ali Apresiasi Industri Bibit Ayam Broiler

GEUNTA, Aceh Besar– Bupati Aceh Besar melakukan kunjungan ke  PT. Indojaya Agrinusa, anak perusahaan PT. JAPFA Confeed Indonesia (Tbk)  di desa Jawi, kecamatan Seulimuem, kabupaten Aceh Besar, Sabtu, 6/7/19. Industri Bibit Ayam Broiler itu, saat ini sedang merampungkan pembangunan pabrik pembibitan ayam broiler (breeding farm) dan penetasan telur (hatchery) itu.

Novri, Unit Manager PT. Indojaya Agrinusa menjelaskan bahwa pembangunan pabrik ini telah direncanakan sejak tahun 2017 lalu, dengan nilai investasi sekitar 150 milyar rupiah.

“Memang sudah kita canangkan sejak 2 tahun lalu, dan mudah-mudahan awal bulan depan (agustus) sudah bisa mulai produksi,” ungkapnya.

Bupati Aceh Besar dalam sela-sela kunjungan megungkapkan rasa syukur dengan dibangunnya pabrik tersebut di wilayah Aceh Besar. Ia juga mengaku akan mendukung penuh keberlangsungan usaha ini.

“Alhamdulillah, kita mengapresiasi pihak perusahaan karena sudah mau berinvestasi di Aceh Besar, dan akan kita dukung penuh kedepannya,” jelasnya.

Menurut Mawardi, dengan dibangunnya usaha ini, maka lapangan kerja pun akan tercipta, yang bisa membantu ekonomi mayarakat. Ia kembali mengapresiasi pihak perusahaan yang telah mempekerjakan 57 orang karyawan, dan semuanya berasal dari Aceh Besar.

“Dengan dilibatkannya pekerja lokal, yang sudah tentu melalui fit and proper test, maka ekonomi masyarakat nantinya juga ikut terbantu, Alhamdulillah kita sangat senang,” ungkap Mawardi.

Mawardi Ali juga berharap, paska dibangunnya usaha ini, bisa memancing perusahaan-perusahaan lain untuk ikut bergabung melakukan investasi di Aceh Besar. Ia menegaskan kepada seluruh calon investo untuk tidak takut berinvestasi di Aceh, khususnya Aceh Besar. “Aceh ini aman, tidak ada ribut-ribut, jadi jangan takut untuk berbisnis disini, dan yang sudah pasti Aceh itu nyaman,” tegas Mawardi Ali.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas PT. Indojaya Agrinusa, Kausar menjelaskan bahwa perusahaan ini nantinya akan menghasilkan sekitar 4,5 juta bibit ayam broiler dalam masa produksi 1 tahun. Ia juga mengaku bahwa pihaknya telah menyiapkan segala saran yang dibutuhkan dalam pengolahan limbah agar tidak mencemari lingkungan. “Setiap minggu, pabrik ini bisa menghasilkan 90.000 bibit ayam, lalu pihak marketing nanti yang akan mendistribusikan ke pembeli,” jelasnya.

“Terkait urusan limbah, kita sudah menyiapkan beberapa sarana sanitasi, juga kolam yang nantinya akan kita treatment dengan memelihara ikan, untuk memastikan bahwa limbah pabrik tidak akan mencemari lingkungan,” jelasnya.

Turut mendampingi dalam kegiatan ini, Asisten I bid. Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Aceh Besar, Abdullah, S.Sos, Kadishub Kabupaten Aceh Besar, Azhari, S.E. (Adv)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments
Loading...