Takut Terjadi Konflik, Warga Montasik Minta Selesaikan Tapal Batas Antardesa

GEUNTA, Aceh Besar— Warga Gampong Bak Dilib Kecamatan Montasik Aceh Besar  meminta pemerintah setempat untuk turun tangan dalam memperjelas tapal batas  Antardesa.

Akibat persoalan tersebut, banyak warga permukiman di sana telah memutuskan tali silaturahim antar tetangga desa. Hal itu disampaikan  oleh Keuchik Gampong  (Kepala Desa) Bak Dilib Kecamatan Montasik Aceh Besar, Samsuar, Jum’at kepada media ini.

“Permasalahan tapal batas desa yang belum konkrit juga telah menimbulkan sengketa antar masyarakat di beberapa kemukiman pedesaan,”  kata Samsuar

Untuk itu, dia meminta program tapal batas antardesa harus diprioritas di tahun 2020.

“Segera selesaikan seluruh tapal batas gampong yang belum selesai agar tidak terjadi persoalan seperti yang pernah terjadi selama ini, misalnya sengketa lahan antar gampong,”katanya.

Samsuar mengatakan, persoalan ini terjadi karena masyarakat masih berpijak pada tanda alam terkait batas desa. Lalu setelah masuk dalam lahan usaha, baru menjadi rebutan dan berujung konflik yang mengarah pada aksi kekerasan.

Agar hal itu tidak terjadi di desa lain, Samsuar juga meminta kepada para keuchik dan masyarakat seluruh Aceh Besar, agar mendukung sepenuhnya penyelesaian persoalan tapal batas sehingga terbentuknya peta gampong untuk mempermudah pembangunan dikemudian hari.

” Dalam UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa disebutkan dengan jelas bahwa batas wilayah desa dinyatakan dalam bentuk peta desa,” Lanjutnya. (Adv)

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments
Loading...