Kado awal tahun 2020, Jokowi Resmi Naikkan Iuran BPJS Kesehatan Dua Kali Lipat.

Kado awal tahun 2020, Jokowi Resmi Naikkan Iuran BPJS Kesehatan Dua Kali Lipat.

Geunta.com, Banda Aceh– Preisden Joko Widodo (Jokowi) resmi menaikkan iuran BPJS kesehatan untuk Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja sebesar dua kali lipat dari besaran saat ini, yang akan diberlakukan pada awal tahun 2020.

“Karena pemerintah tak punya cara lain, kecuali hanya mampu menaikan tarif dan menambah beban rakyat saja. Kami Fraksi PKS DPR Aceh menolak rencana ini”, kata Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bardan Sahidi, (30/10/2019), di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Banda Aceh.

Ia mengaku menolak tentang iuran BPJS yang resmi dinaikkan oleh presiden Jokowi yang akan menambah beban rakyat.

Bardan melanjutkan, hal tersebut telah tertuang dalam dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 75 tahun 2019 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan yang diteken Jokowi pada 24 Oktober 2019.

“Bahwa untuk meningkatkan kualitas dan kesinambungan program jaminan kesehatan perlu dilakukan penyesuaian beberapa ketentuan dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan,” tambahnya.

Ia menyebutkan, kalau Dalam Pasal 34 Perpres tersebut, tarif iuran kelas Mandiri III dengan manfaat pelayanan di ruang kelas perawatan kelas III naik dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000 per bulan tiap peserta. Kenaikannya Rp 16.500.

Selain itu iuran kelas mandiri II dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas II naik dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000 per bulan untuk tiap peserta.

Sementara iuran kepesertaan BPJS Kesehatan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas I naik dua kali lipat dari Rp 80.000 menjadi Rp 160.000 per bulan untuk tiap peserta, “”Besaran iuran sebagaimana dimaksud pada ayat 1 pasal 34 mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2020”, tutupnya. [*]

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments
Loading...