Pintu Aceh Buka Dialog Intelektual Tentang Pengelolaan Tambang Pasca Otsus

Pintu Aceh Buka Dialog Intelektual Tentang Pengelolaan Tambang Pasca Otsus

Geunta.com, Banda Aceh—Komunitas perhimpunan Intelektual Muda Aceh atau yang disingkat dengan Pintu Aceh, menggelar Dialog Interaktif dengan bertema “Pengelolaan Sektor Pertambangan” sebagai sumber ekonomi Aceh setelah otsus.

Dialog Interaktif ini berlangsung Kamis, 24 Oktober 2019 di Aula Fakultas SAINS dan Tekonologi UIN Ar-Raniry,  Banda Aceh.

“Dialog Interaktif ini bertujuan untuk memberikan pandangan kepada seluruh elemen masyarakat Aceh, khususnya generasi muda untuk bersama-sama mengerti pokok permasalahan di Aceh,” kata ketua Perhimpunan Intelektual Muda Aceh,(Pintu Aceh) Husni Fahrizal, Kamis, (24/10/2019) di Banda Aceh.

Husni melanjutkan, kalau dialog ini adalah untuk memandang permasalahan yang selama ini terjadi seperti dalam kasus demo tambang beberapa waktu lalu, dan juga mencari dimana akar permasalahan itu dapat terjadi, sehingga semua masyarakat benar-benar paham, “ya, misalnya seperti kasus demo tambang beberapa bulan yang lalu, disinilah kita bersama-sama mencari tahu dalam dialog ini, biar kita semua paham dan dapat menemukan solusi permasalahannya,” sambungnya.

Dalam acara dialog interaktif ini juga akan dihadiri Pengamat Ekonomi Aceh DR Amri, Radhi Darmansyah selaku Humas Badan Pengelolaan Migas Aceh, dan Nasir Buloh selaku Kepala divisi Advokasi WALHI Aceh.

“Pada akhirnya, kita juga ingin melihat sejauh mana kesiapan pemerintah Aceh, dalam hal ini,  dan semua unsur stakeholder dalam menyikapi kemiskinan di Aceh dengan menghadirkan opsi pengelolaan Migas dan Tambang di Aceh.” Tutup Fahrizal. […]

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments
Loading...