TEATER WN : “POTRET PELANGI CINTA”

Geunta.com, Yogyakarta- Semenjak berdiri pada Oktober 2012 Teater WN tak pernah berhenti berproduksi. Konsisten dalam berkarya dan berkreasi di jalur kesenian teater dengan konsep mengangkat kisah–kisah perempuan dari hal–hal yang sepele hingga hal–hal yang serius.

Teater WN yang digawangi oleh Yeni Eshape sebagai ketuanya dan diperkuat para sahabatnya Sita, Nuri, Rina, Arofah, Tari, Ari, Labibah, Oki (alm), dan Fitri berproses menuju pada satu arah dalam berkesenian, teater khususnya. Adapun tema tentang wanita dengan segala permasalahannya serta para pelakon yang kebanyakan wanita memang menjadi ciri khas Teater WN, singkatan dari Wanita Ngunandhika yang berarti “wanita berbicara”. Berbicara dengan maksud menghibur, mendidik, dan menginspirasi para perempuan itu sendiri, keluarganya, dan orang–orang terdekat pada umumnya.

Kali ini “Potret Pelangi Cinta” diangkat sebagai tema produksi terbarunya. Setelah produksi sebelumnya “Kolase dan 7 Jendela Kaca” sempat berulang kali dipentaskan di berbagai kota, baik di kota asal Yogyakarta ataupun di beberapa kota lainnya seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali beberapa waktu yang lalu.

Bertepatan dengan 7 tahun dari waktu terbentuknya, Teater WN membuat pementasan ke wilayah yang lebih jauh lagi yaitu Aceh dan Medan pada awal Oktober 2019.

“Dalam tema pementasan kali ini, ‘Cinta’ digambarkan sebagai hal yang penuh warna seperti pelangi, warna-warna tersebut menunjukkan berbagai macam gambaran emosi manusia seperti perasaan cerah, lembut, gagah, angkuh, terang, sendu, bahkan kelam. Menggambarkan sebuah potret kehidupan yang sayang untuk dilupakan begitu saja, akhirnya “Potret Pelangi Cinta” menjadi pilihan tema pementasan Teater WN kali ini. “Potret Pelangi Cinta” yang akan mengangkat tujuh kisah sederhana tentang perempuan, di antaranya sebagai berikut :

1. Sang Ratu, khayalan seorang perempuan menjadi penguasa dan merasa sebagai yang tercantik, namun mengabaikan lingkungannya.

2. Loli Pop, harapan seorang anak yang ingin mendapatkan perhatian ibunya yang terlalu sibuk, tapi tak mampu ia sampaikan kecuali lewat sebuah peristiwa yang tak ia inginkan.

3. Taman Teman Temen, emosi sesaat yang dilontarkan seorang suami pada pasangannya mampu membuatnya limbung dan merasa hancur.

4. Tiga kisah di pementasan ketiga di bulan Agustus 2019 ini merupakan produksi ke−13 Teater WN, Wanita Ngunandhika Yogyakarta, dengan tempat dan waktu yang sama dengan pementasan. [*]

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments
Loading...